"Dikalangan nelayan skala kecil yang mencari nafkah dari pagi hingga malam hari di sekitar selat Madura yang saat ini dimanfaatkan sebagai lokasi pengeboran minyak, pihak pekerja atau PT Husky, hendaknya membantu para nelayan yang terdampak langsung atas kegiatan proyek tersebut.Sementara itu, kalau memang di perhatikan nasib nelayan di pesisir," terangnya.

Tidak hanya itu, kata dia, seratusan nelayan skala kecil di Desa Gulbung yang sehari-harinya mencari nafkah di perairan Selat Madura dan juga tepat di Timurnya Pulau Mandangin.

"Banyak warga mengeluhkan proyek pengeboran minyak oleh PT Husky-CNOOC Madura Limited (abbreviated as “HCML”) is one of the Production Sharing Contracts (PSC) of Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) di pertanyakan mengenai dampak lingkungan," tandasnya.

Sementara itu, Pemerhati nelayan Fadil mengungkapkan, bahwa perusahaan pengeboran minyak diharapkan memberikan kompensasi kepada para nelayan skala kecil yang terdampak langsung atas berjalannya proyek pengeboran minyak yang berlokasi di sekitar areal tangkap nelayan tersebut.