“Harus diingat, tidak semuanya bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yang ingin saya sampaikan jangan sia-siakan perjuangan kedua orang kalian. Bagi mahasiswa yang jauh, sering seringlah menelpon orang tuanya agar semangatnya bertambah seiring doa kedua orang tua," pesannya.

Pihaknya juga menuturkan, jika mahasiswa Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep sudah menjadi keluarga besar Kabupaten Sumenep. Tentunya, kata dia, harus mengikuti aturan yang ada di kampus. Sehingga, tidak ada gesekan antara kampus dan mahasiswa.

“Maka kalian harus mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep, tadi saya tanya jalan kaki darimana, ternyata jalan kakinya dari Tajamara, inilah juga salah satu aturan yang sudah ditentukan oleh kampusnya dalam hal ini Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep Asmoni menerangkan, jika kampusnya tersebut sudah mengalami kemajuan yang pesat dengan bertambahnya minat mahasiswa untuk berkuliah di kampus berjuluk 'Taneyan Lanjang' itu.

"Kami akan terus memajukan pendidikan untuk kemajuan Kabupaten Sumenep. Alhamdulillah di Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep siap untuk Kemajuan Kabupaten Sumenep," paparnya.