"Kalau memang pohon pisang yang di rawatnya puluhan tahun mau di tebang atau di butuhkan Pemerintah silahkan tidak masalah, tapi harus ada komonikasi dengan baik dan koordinasi dulu, harus ada etika apalagi di Madura dan harus mengedepankan etika," terangnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sungai PUPR Sampang, Yuyun saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa melakukan bersih - bersih di sepadan sungai untuk persiapan penilaian Adipura, makanya pohon pisangnya di tebang agar untuk diratakan.

"Sebelum melakukan penebangan pohon pisang sudah koordinasi sama Ibu Lurah Rontengah, sebelum ada pemotongan sudah koordinasi sama ibu lurah dan ibu lurah menyetujui untuk di tebang, makanya pihak PUPR menebangnya," ungkap Yuyun.

Sementara itu, Lurah Rongtengah, Ibu Sivia Nova Andriani mengatakan, sudah koordinasi sama Pak RT, dia tetap ngotot sudah koordinasi sama pak RT.