Mengenai hal itu, kata dia, dirinya bersama beberapa KPM yang mengalami hal serupa sudah koordinasi dan minta tolong kepada beberapa anggota LSM dan Media di Pamekasan.
"Yang jelas, dalam perkara ini kami sudah koordinasi dan minta tolong kepada beberapa anggota LSM dan Aktivis serta Media untuk menindaklanjutinya," ungkapnya.
Sementara Samhari yang sejatinya merupakan salah satu Aktivis Senior yang menerima aduan KPM tersebut mengatakan, setelah menerima aduan dari KPM itu pihaknya merasa geram dan sangat menyayangkan.
"Jujur dengan adanya pengakuan KPM itu saya sangat merasa geram, karena dana yang diduga digelapkan itu adalah dana Bansos untuk isi perut masyarakat miskin, itu kan sudah keterlaluan," kesal Samhari, Jum'at (10/6/2022).