SURABAYA, MaduraPost - Selain DKI Jakarta, Kota Surabaya merupakan daerah yang hampir tiap hari terjadi kemacetan di jalan raya. Di hari kerja seperti Senin-Jumat, apalagi menginjak pagi dan menjelang sore hari, Kota Pahlawan itu sering dipenuhi kendaraan di sepanjang jalan, terutama kawasan perkotaan.

Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan menggunakan transportasi umum yaitu buy the service (BTS), program ini untuk mengurangi kemacetan.

"Program BTS ini merupakan program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mengajak masyarakat menggunakan alat transportasi publik," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat, Kamis (25/11).

Irvan percaya program BTS akan berjalan sesuai dengan tujuan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim. Sebab, Pemkot Surabaya sebelumnya sudah memiliki angkutan umum berbasis jalan.

Sekarang Pemkot Surabaya sedang mengerjakan penataan dan menyiapkan infrastruktur seperti jalan, trotoar, yang digunakan di Kota Surabaya nantinya. Menurutnya transportasi publik itu yang pasti modern dan sustainable (berkelanjutan).