Kemudian Abdul Muin juga mengatakan kepada PD yang lain akan menghabisi orang yang diduga menyebar persoalan dirinya. Ia juga mengatakan kepada PD yang lain kalau genderang perang sudah di tabuh.

"Lober Mon sateyah...neng-neng empeyan mangken lek, duduk santai aja ..genderang perang sudah di tabuh.., (kalau sekarang habis...diam kamu sekarang dik, duduk santai, genderang perang sudah di tabuh)," ancamnya.

Menanggapi hal itu, salah seorang tokoh pemuda sebut saja Achmad mengatakan, kalau apa yang disampaikan oleh ASPRI Bupati sekaligus PD tersebut sudah tidak patut di contoh kerena penuh dengan ancaman-ancaman.

"Dari sikap dan kepribadiannya, Abdul Muin itu tidak layak menjadi pendamping dan juga ASPRI Bupati, jabatan pendamping bukan untuk menakuti, jabatan ASPRI harusnya memberi contoh, prangai Abdul Muin itu jauh dari sikap sebagai Pendamping dan ASPRI," kesalnya.