SUMENEP, MaduraPost - Viralnya sebuah audio rekaman telfon Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dengan anak buahnya masih menjadi pertanyaan panjang.

Sebab, hingga saat ini belum ada kejelasan konkret terkait dengan bagaimana proses mediasi vitalnya audio Kasatpol PP Sumenep, Purwo Edi Prawito itu. Meski pada kenyataannya, Purwo telah membenarkan bahwa suara dalam audio tersebut adalah dirinya. Saat itu, Purwo mengaku khilaf.

Sempat membawa-bawa nama Bupati Fauzi, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akhirnya angkat bicara. Bupati Fauzi mengatakan, jika telah melakukan komunikasi secara internal.

"Nanti, pasti setelah Pak Pur selesai diklat. Tentu kita akan panggil. Saat ini biarkan beliaunya fokus pada diklatnya dulu," terangnya pada pewarta, Jumat (19/11).

Bupati Fauzi juga menjelaskan, bahwa selayaknya pemimpin harus menjaga etitutnya kepada siapapun, termasuk kepada anak buahnya sendiri.