"Kita tidak pernah menyangka perkembangan Covid-19 ini naik turun. Dua bulan lalu Covid-19 ini naik drastis di Sumenep, sekarang ini tiba-tiba sudah turun melandai," ujarnya.
Sebenarnya, kata Imam, Disparbudpora Sumenep ingin melaunching Visit Sumenep 2022 yang anggarannya melalui PAK. Sialnya, penyebaran Covid-19 kembali membludak pada bulan Juli 2021 lalu.
"Ya nggak dilaksanakan. Karena kita tidak nyangka Covid-19 bisa selama ini. Kalaupun kita memaksakan takut tidak terpakai anggarannya," tuturnya.
Menurutnya, sampai saat ini memang sering muncul ide-ide untuk membuat acara semarak hari jadi kota Sumenep yang anggarannya non APBD. Misalnya sajamembuat lomba foto yang tidak mengundang kerumunan. Namun hal itu masih menjadi wacana.