SUMENEP, MaduraPost - LSM Peduli Bangsa Nusantara (PBN) Sumenep sikapi beberapa dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pamdes) Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep yang nampaknya kini tengah menjadi sorotan publik.

Diketahui, dari beberapa pemberitaan sebelumnya, dugaan penyimpangan yang dilakukan Pemdes Montorna itu diantaranya adalah mengurangi jumlah penerima BLT-DD dari 182 KK menjadi kurang lebih 50 KK serta disinyalir fiktifkan proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021.

Kemudian, Pemdes tersebut juga terindikasi akan menggelapkan Bantuan Sosial Beras (BSB) PPKM Covid-19. Meskipun setelah adanya pemberitaan dan menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat, beras tersebut disalurkan ke penerimanya.

Menurut Eko selaku Ketua PBN Sumenep menyampaikan, bahwa setelah adanya pemberitaan dari MaduraPost dan setelah pihaknya melakukan investigasi ke lapangan, ia menyebutkan saat ini pihaknya sudah mengantongi beberapa data dari perkara itu.

"Maka dari itu, kami selaku kontrol sosial merasa sangat perlu bahkan wajib menindaklanjuti beberapa perkara di Desa Montorna tersebut," kata Eko (akrab disapa) saat ditemui di rumahnya, Rabu (1/9/2021).