"Jadi apa kapasitas Asisten III ini menyampaikan perihal persoalan Camat Batang-Batang. Dia tidak ada hubungannya. Kami meminta Bupati yang menjelaskan, bukan malah anak buahnya," tegas Nur.
Tak terima atas bantahan mahasiswa pada dirinya, Agus mengaku telah mendapat perintah Bupati untuk mendatangi massa aksi.
"Bupati tidak ada di Kantornya, jadi dia memerintahkan saya. Mahasiswa kan mau kejelasan terkait persoalan Camat Batang-Batang. Makanya, akan kami jelaskan," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah pendemo masih bertahan di Kantor Pemkab Sumenep. Mereka ngotot ingin bertemu Bupati Fauzi. Pendemo juga dikawal ketat oleh aparat kepolisian.