Sayangnya, dalam kesempatan diskusi terbuka tersebut, mahasiswa berdebat alot, hingga akhirnya kedua pejabat Pemkab Sumenep itu memilih pergi dari kerumunan massa aksi.

Kepala BKPSDM Sumenep, Abd. Madjid mengungkapkan, jika sebenarnya usai Camat Batang-Batang dilakukan pemanggilan oleh Inspektorat dan BKPSDM setempat, Joko Suwarno memilih untuk memundurkan diri.

"Jadi sebenernya, usai dipanggil beberapa waktu lalu, Camat Batang-Batang ini memundurkan diri," ungkapnya, pada awak media.

Kendati begitu, mahasiswa masih merasa tidak puas atas pengakuan Madjid. Pasalnya, Bupati Fauzi yang tak hadir dalam kesempatan itu dituding oleh mahasiswa telah mengeluarkan tangan besinya untuk mengintruksikan bawahannya.