Terpisah, Ketua Asosiasi Petani Tembakau (APTI) Sumenep, KH Thalabudin mengungkapkan, harga tembakau Sumenep lebih tinggi dibandingkan dengan yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Update harga terbaru per hari ini di Kecamatan Guluk-Guluk, tembakau gunung varietas prancak kualitas terendah perkilogramnya dibanderol Rp 30 ribu, dan paling tinggi tembus Rp 37 ribu. Kecamatan Rubaru Rp 28 ribu dan tertinggi Rp 38 ribu.

"Kalau di Pamekasan hingga hari ini harga perkilogramnya masih dikisaran Rp 34 ribu," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, sesuai hasil kesepakatan bersama antara Disperindag, Pabrikan, APTI, Poktan dan Dispertahortbun Sumenep, untuk Break Even Point (BEP) atau Biaya Pokok Produksi (BPP) tembakau Kabupaten Sumenep masa tanam tahun 2021 dibagi dalam tiga kelompok, diantaranya: