Sementara itu Kepala Puskesmas Jrangoan, Misnari berdalih, tidak maksimalnya pelayanan diwilayah kerjanya tersebut karena faktor utamanya pelayanan rawat inap belum dibuka. Hal tersebut menurutnya dikarenakan waktu dilakukan renovasi, rawat inap ditutup.

"Nah, bangunannya kan baru selesai mas, jadi kami baru pindah sekitar beberapa bulan kesini sambil proses pengajuan surat ke Dinkes untuk membuka kembali layanan rawat inap,” tuturnya.

Berikut beberapa tuntutan warga terhadap pihak Puskesmas Jrangoan.

  1. Meminta Kepala Puskesmas Jrangoan untuk memberikan pelayanan 24 jam aktif.