PROBOLINGGO, MaduraPost - Di pertengahan bulan ramadhan, harga bawang merah di kabupaten probolinggo terus merosot, padahal stok bawang di pasar saat ini terlihat masih banyak, turunnya harga disebabkan ada bawang merah dari luar daerah masuk ke probolinggo.

Slamet (35), salah satu petani bawang merah asal desa sekarkare kecamatan dringu mengaku was-was jika nanti waktu panen harga bawang terus merosot, petani jadi sulit akan medapatkan untung

"Petani akan mendapatkan untung jika harga bawang merah mencapai Rp.20.000 per kilogramnya, karna biaya operasional untuk perawatan sangat banyak," ucapnya

Kepala UPT pasar bawang kabupaten probolinggo Sutaman mengatakan, ada bawang merah dari luar daerah masuk sehingga bawang merah

probolinggo harganya merosot sejak awal bulan ramadhan kemarin