PAMEKASAN, Madurapost.id - Berawal dari program BST Covid-19 yang dianggap tidak tepat sasaran dan menyalahkan kepala desa, Hingga disebut sebagai Kepala Desa tempramental. Sutaji sebagai Kepala Desa Tebul Timur enggan menanggapi serius persoalan tersebut.

Menurut Sutaji, Hal tersebut sebagai dinamika masyarakat desa Tebul Timur yang perlu di apresiasi, Sehingga Dirinya sebagai kepala desa enggan untuk menanggapinya.

"Biarkan mereka berkarya, Mau menyebut saya nepotisme, Korupsi atau apasaja terserah mereka. Saya doakan semoga mereka diberi kesabaran oleh Allah," Kata Sutaji. Jumat (19/06/2020).

Hal itu disampaikan Sutaji karena segala tuduhan yang disampaikan kepadanya tidak mendasar dan tendensius.

"Saya dibilang menyebut Pemuda Peduli Desa (PPD) sebagai provokator, Emang kapan saya yang bilang PPD Provokator, Ini kan Aneh, Justru saya mengucapkan terimakasih dan mendoakan semoga bantuan yang diberikan kepada warga Tebul Timur terus berlanjut, bukan cuma satu kali," Katanya.