"Kalau dari sisi kemajuan BPRS, semua orang telah mengakui itu. Buktinya, bisa dilihat dari tahun ke tahun asetnya," ucap Bupati yang hampir purna tugas ini.

Busyro membuktikan, saat ini, kepercayaan masyarakat kepada BPRS Bhakti Sumekar semakin progres. Hal itu dilihat dari kemajuan masyarakat yang memilih menabung di bank ini. Tahun 2021, dari data BPRS Bhakti Sumekar, sebanyak Rp 600 miliar lebih uang masyarakat ditabung di BUMD Sumenep tersebut.

"BUMD ini sangat luar biasa. Secara skala nasional kita nomor dua," ujar Bupati dua periode ini.

Pihaknya berharap, dengan adanya gedung tersebut dapat menunjukkan adanya perkembangan dari sisi penyiapan sarana dan prasarana.

"Kesannya tentu bagus dan harus semakin ditingkatkan. Kalau numpuk di kantor yang pusat itu tentu akan desak-desakan, alternatifnya harus ada kantor divisi ini, untuk para Kepala Divisi, agar bisa menjaga kenyamanan dan ketentraman," pungkasnya. (Mp/al/kk)