Tahap kedua, sasarannya adalah petugas pelayanan publik seperti TNI, Polri, aparat hukum dan petugas pelayanan publik meliputi petugas bandara, pelabuhan, terminal, perbankan, PLN, Telkom, dan PDAM, dengan jumlah total sasaran vaksinasi sebanyak 1.146 orang. Rinciannya, petugas kepolisian dan PNS kepolisian sebanyak 769 orang, serta TNI dan PNS TNI sebanyak 377 orang.
Sementara tahap ketiga, sasarannya adalah masyarakat yang rentan terkena Covid-19. Agus juga memaparkan, untuk tahapan persiapan logistik vaksin Covid-19 meliputi tahap pertama sebanyak 840 paket alat pelindung diri (APD).
"APD-nya sudah ada di kantor Dinkes Sumenep," ucapnya.
Lalu tahap kedua, yaitu pengambilan APD pada hari kamis (7/1/2021) kemarin, dengan rincian 1.760 paket APD dan alokasi spuit sebanyak 3.200 paket.
"Untuk pengambilan vaksin Covid-19 masih menunggu konfirmasi dari Dinkes Provinsi Jawa Timur, namun direncanakan pada minggu ketiga bulan Januari 2021," paparnya.