Tak cukup sampai disitu, dua ruangan lainnya juga ada kejanggalan dalam rehabilitasi tersebut. Pihaknya juga mengatakan terdapat material lama yang tetap digunakan.
"Ini sangat janggal, ada bahan seperti kayu yang lama berada dihalaman sekolah dan dipasang kembali," katanya kepada MaduraPost, Senin (02/10/2020).
Parahnya lagi menurut dia, dinding kelas tersebut yang tak lepas dari bagian yang harus di rehab terkesan tidak disentuh sama sekali. Bagian atap ruanganpun terlihat dibiarkan.
"Saya lihat cuma di cat ulang saja, yang semula cat hijau diganti cat putih," ungkapnya.