SUMENEP, MaduraPost - Bantuan Presiden (Banpres) produktif untuk usaha kecil mikro (UKM) yang disalurkan melalui Kementrian Koperasi (Kemenkop) UKM kepada pelaku usaha mikro di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sementara ditutup.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumenep, Sustono, mengatakan bahwa program bantuan langsung tunai (BLT) kepada UKM terpaksa dihentikan sementara, sebab merasa kewalahan melihat masyarakat yang tak mengindahkan protokol kesehatan di masa pandemi. Begitupun juga dilakukan karena intruksi Bupati Sumenep, Busyro Karim.
Bukan tanpa alasan, penutupan layanan pendaftaran BLT UMKM yang dibuka sejak awal Oktober 2020 lalu mengalami jumlah pendaftar perhari mencapai 500 orang.
Membludaknya para pemohon BLT UMKM itu hingga membuat kantor Diskop UMKM setempat mengundang kerumunan pemohon yang mendaftar. Tidak terelakkan melanggar protokol kesehatan (Prokes).
Kondisi demikian, membuat khawatir banyak pihak, termasuk Bupati Sumenep. Sebab, pandemi virus Corona belum benar-benar berakhir.