SUMENEP, Madurapost.id - Tidak sesuai ekspektasi, Sensus Penduduk (SP) online di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dinilai belum maksimal.
Pasalnya, SP online yang dilakukan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) setempat tidak berjalan sebagaimana yang diharapakan.
"Respons masyarakat masih kurang, mungkin karena sosialisasi BPS kurang masif, misal melalui iklan," kata Muchamad Lutfi, Kepala Seksi (Kasi) Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Sumenep, Jumat (2/10).
Pihaknya menyebutkan, SP online memang tidak sesuai ekspektasi sudah sejak awal.
Menurutnya, pelaksanaan SP online tersebut untuk mengurangi biaya, dan penduduk yang sudah selesai melakukan SP secara online tidak perlu didata lagi.