Dengan perilaku yang mendukung tersebut, sambungnya, masyarakat biaay menjaga diri dengan cara menerapkan pola hidup sehat.

"Kedepan, seiring berjalannya waktu dan perubahan perilaku, penyakit jantung ini tidak menjadi penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia, yang awalnya tak terbaca," imbuhnya. (Mp/al/kk)