Dikonfirmasi dirumahnya, Kepala Desa Kacok Baihaqi membenarkan, kalau proyek tersebut pemiliknya atas nama Imam.
"Setahu saya mas, itu benar milik Imam, tapi jujur saya tidak tahu persis lokasinya, cuma saya memang yang menandatangani proposalnya (proyek TPT) itu," katanya, Minggu (27/09/2020).
Seperti pada pemberitaan sebelumnya, proyek tersebut banyak sesuatu yang janggal, seperti tidak adanya papan informasi sebagai transparansi publik, susunan batunya tatanan batu kosong, menggunakan abu batu sebagai campuran spesi (semen dan pasir) dan tidak ada galian pondasi. (Mp/nir/rus)