PAMEKASAN, Madurapost.id - Pemerhati dan para petani tembakau mengeluhkan sikap serta langkah Pemerintah Kabupaten dan anggota DPRD Kabupaten Pamekasan yang sepertinya tidak serius dalam pembelaannya terhadap para petani tembakau.

Hal itu terbukti, dengan tidak hadirnya Bupati dan Pimpinan DPRD Pamekasan ke setiap gudang tembakau dan ketengah-tengah masyarakat khususnya kepada para petani yang pada faktanya sampai hari ini harga tembakau sembraut.

Salah seorang pemerhati tembakau Pamekasan Juhari mengatakan, kalau Bupati Baddrut Tamam dan anggota DPRD termasuk Ketua DPRD Pamekasan harus turun ke setiap gudang tembakau.

"Jadi masalah tembakau ini, Bupati Baddrut Tamam dan wakil rakyat termasuk Ketua DPRD Pamekasan harus turun ke bawah untuk nyurvei grade-grade di setiap gudang, terutama di gudang garam dah grandel," katanya, Minggu (13/09/2020).

Juhari berharap, agar tembakau-tembakau yang layak itu dibeli sesuai dengan kualitasnya.