Sementara Satuni selaku istri korban, pertama kali menemukan suaminya telah berada di dasar sumur tua tidak berair dengan kedalaman kurang lebih 35 meter.

"Kemudian pada pukul 19.30 WIB, dilakukan evakuasi dari dalam sumur oleh Maskiyanto, warga Dusun Guwa Laok, RT 27/RW 12, Desa Langsar, Kecamatan Saronggi di bantu masyarakat sekitar," urai Widiarti.

Setelah berhasil di evakuasi, sambung Widiarti, korban telah dalam keadaan meninggal dunia, dan langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga.

"Sesampainya dirumah, korban kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Eva Nursanti (Perawat Puskesmas Bluto). Ditemukan luka luar pada bagian dahi dan pada kepala bagian belakang, diduga akibat benturan ketika terjatuh kedalam sumur," jelasnya. (Mp/al/rul)