PAMEKASAN, Madurapost.id - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, belum menunaikan niatnya dalam memberi bantuan langsung tunai (BLT) kepada guru honorer selama corona atau Covid-19. Hingga saat ini, BLT senilai Rp 600 tersebut tidak kunjung cair alias molor.
Molornya bantuan jadi pertanyaan, salah satunya adalah Guru Honorer Sahranto. Menurutnya, belum ada kabar jelas terkait bantuan tersebut.
"Kami hanya menerima dana insentif sebesar Rp 600 ribu. Uang itu memang setiap tahun kami terima sebelum Hari Raya Idul Fitri. Tapi pada tahun ini molor," ujar Sahranto Kepada Madurapost, Kamis (3/9).
Dia menambahkan bahwa penerimaam uang insentif tersebut beda dengan tahun sebelumnya. Sebab tahun sebelum dia menerima secara langsung, namun di tahun ini harus membuat buku tabungan baru melalui Bank BRI.
"Sekarang pencairanya beda, kalau tahun lalu secara tunai di terima di Kantor Korwil. Namun sekarang, harus melalui rekening baru. Meski sudah punya tabungan, aturannya memang harus membuat yang baru lagi," kata Sahranto.