SUMENEP, Madurapost.id - Sesusai Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 tahun 2020 dan dilanjutkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 55 tahun 2020. Dimana dalam Inpres dan Perbup tersebut mengatur tentang sanksi bagi pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes).
Kepala satuan polisi pamong praja (Kasatpol PP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Purwanto Edi Prawito mengaku masih memikirkan tindak lanjut sanksi administrasi bagi pelanggar protokol kesehatan.
Menurutnya, sebagai langkah awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep saat ini hanya sebatas sosialisasi, teguran lisan dan sanksi kerja sosial. Setelah itu selesai, baru menyusun sanksi administrasi.
"Untuk sanksi administrasi berupa uang, sampai detik masih belum ada. Artinya masih dalam pembahasan," katanya, Kamis, (3/9).
Sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) di Sumenep, pihaknya pun menyarankan agar masyarakat sadar dan mengikuti protokol kesehatan. Sehingga nantinya tidak sampai dikenakan sanksi administrasi.