Sedangkan faktor ekonomi juga menjadi alasan kuat banyaknya pasangan yang memilih untuk berpisah. Mengingat banyaknya karyawan yang terpaksa harus kehilangan pekerjaan akibat pandemi.

"Adanya pandemi ini juga menyebabkan produktivitas ekonomi turun drastis, baik secara lokal maupun nasional. Otomatis yang terdampak akan kesulitan dalam hal ini," urainya.

Kurun waktu 7 bulan terakhir di tahun 2020. Angka perceraian di Kota Keris sudah ada pada jumlah 576 orang.

"Kalau istri yang menggugat cerai suami itu sebenarnya berjumlah 612 orang. Cuma yang sudah selesai diputus perkaranya jumlahnya 576," ujarnya.