SAMPANG, Madurapost.id - Masyarakat Sokobanah Sampang bersama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat Jatim Coruption Watch (LSM JCW) kembali melakukan demo di depan Kejaksaan setempat. Rabu (05/08/2020).

Kedatangan mereka dituding karena lemahnya penegakan hukum Korps Adhiyaksa tersebut terhadap penegakan hukum dugaan tindak pidana koruspsi yang melibatkan Kepala Desa Sokobanah Daya (Jatem).

Kasus Dugaan korupsi terhadap pekerjaan proyek saluran irigasi tersebut diduga sarat dengan korupsi. Hal tersebut dibuktikan dengan tim ahli dari Institut Tekhnologi Sepulu November (ITS) yang langsung mendatangi Desa Sokobanah Daya beberapa bulan yang lalu yang mana ditemukan kerugian negara.

Dalam orasinya korlap aksi H. Tohir meminta Kejaksaan Negeri Sampang segera menetapkan tersangka atas dugaan kasus tersebut. Karena menurutnya berbagai bukti sudah jelas dan nyata.

"Kejaksaan butuh bukti apalagi untuk menjerat Kades Sokobanah Daya ini,"? tanya H. Tohir.