PAMEKASAN, Madurapost.id - Dalam menyikapi persoalan internal DPRD, Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (ALPART) melakukan demonstrasi di depan gedung DPRD Pamekasan, Kamis (30/07/2020).

Demo yang dilakukan ALPART tersebut terkait tata niaga tembakau dan interpelasi DPRD Pamekasan yang dianggapnya gagal bahkan DPRD Pamekasan di tuding tidak mampu memanggil Bupati.

Tidak hanya itu, ALPART menuding DPRD Pamekasan cendrung hanya lebih fokus terhadap kunjungan yang dianggapnya menghambur-hamburkan anggaran, tidak efektif, serta tidak ada pengaruhnya terhadap Kabupaten Pamekasan.

Dalam orasinya, Korlap ALPART Basri mengatakan, bahwasanya demo tersebut pihaknya meminta DPRD Pamekasan segera menyelesaikan persoalan internalnya.

"Kami meminta untuk segera memperjelas hasil rekomendasi terkait tata niaga yang memihak terhadap kepentingan masyarakat petani," pintanya.