Terkait hasil audit Ahli, Menurut Khairul penyidik masih akan mengsingkronkan temuan kerugian negara dari Ahli ITS dan Inspektorat kabupaten Sampang.

"Untuk kerugian negara sudah diatas 50 juta, Tinggal singkronisasi antara temuan ahli ITS dan dinas terkait di Sampang," Imbuhnya

Sementara itu, Kasi Pidsus Sampang, Edi Sutomo, membenarkan, bahwa ada perbedaan volume namun pihaknya masih menunggu hasil dari inspektorat.

"Keterangan saksi dengan ahli ITS ada perbedaan tapi ahli ITS kami gunakan dari inspektorat itu hasil seperti apa kami belum tahu dan harus ekspos dan harus diaudit lagi,"pungkasnya. (Mp/man/kk)