"Pak Soengkono harus tunduk patuh apapun putusan dari DPP. Harus siap," ucapnya menceritakan kembali.

Tidak hanya itu, sambung dia, apabila keputusan tersebut tidak dipatuhi maka akan diberikan sanksi oleh DPP.

"Meskipun saya sempat sakit hati. Iya mudah-mudahan seluruh kader bisa menerima dan melaksanakan itu," harapnya.

Yang jelas, sambungnya, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima salinan putusan rekom partai berlambang mercy. Sebab, sewaktu di Jakarta hanya ditunjukkan pakta integritas bermaterai perihal konsensus yang akan ditandatangani oleh Fattah Jasin - Ali Fikri.

"Poin pertama, kalau misal jadi Bupati maka Fattah Jasin harus membantu penuh kader Demokrat yang akan nyaleg 2024 nanti agar suara bertambah. Poin kedua, harus siap membantu keperluan kantor DPC," bebernya.