SUMENEP, MaduraPost - Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tentang penyampaian laporan komisi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2019, komisi II singgung keaktifan Wirausahawan Muda Sumenep (WMS) yang diduga tidak berkembang.
Dikonfirmasi terpisah, Holik, anggota komisi III DPRD Sumenep, menerangkan apabila adanya WMS butuh untuk segera di evaluasi.
"Memang butuh dievaluasi baik dari sektor penyelenggara, rekrutmen, dan hasilnya seperti apa. Selama 4 tahun bergulir, program WMS ini komisi II DPRD Sumenep memandang tidak ada hasil yang maksimal," ungkap dia, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (20/7).
Menurutnya, komisi II DPRD Sumenep telah sering mempertanyakan keaktifan WMS yang sudah berjalan 5 tahun tersebut.
"Sehingga kemudian teman-teman komisi ini mempertanyakan itu, faktanya memang begitu, bahwa hasil dari pelatihan itu kurang," kata dia.