SAMPANG, Madurapost.id - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menyoroti terkait maraknya aktivitas galian c illegal, ia menilai akibat dari galian tersebut bisa menimbulkan kekeringan.

Hal tersebut dikatakan oleh anggota Sampang" class="inline-tag-link">Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan, dengan maraknya aktivitas penambangan di Kabupaten Sampang, terlebih penambangan tersebut tidak mempunyai izin maka akan berdampak pada sumber mata air di Sampang. Menurutnya kebutuhan mata air di Sampang bersumber dari bukit. Ia mengkhawatirkan apabila seterusnya digali maka juga berdampak pada kekurangan sumber mata air.

“Di Sampang ini sumber mata airnya dari bukit, kalau bukit ditebang atau dikeruk pasti sumber mata air mengurang, tetapi jika berizin dampak dari itu akan diketahui. Dan ini berdampak pada jeangka panjangnya,” ungkapnya, Kamis (16/7/2020).

Ia mendorong pemilik galain C untuk secepatnya mengurus perizinannya. Dengan begitu dari hasil tersebut bisa masuk pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat. Nantinya hasil tersebut bisa digunakan untuk melakukan pengeboran dan semacamnya.

“Ini sangat berdampak, dari lingkungan, sumber mata air, pertanian, jadi jika PAD sudah jelas nanti tinggal rencanakan saja jangka panjanganya,” imbuhnya.