Sementara itu, salah seorang dari rakyat pembela kebenaran yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kalau pihaknya akan mengerahkan massa mendatangi Mapolsek Prenduan apa bila dalam waktu dekat kasus tersebut tidak jelas.

"Persoalan ini dari awal memang kami sudah pantau, dan kami duga ada main mata antara pihak Polsek dengan pelaku kasus tersebut, karena terbukti sampai sekarang belum juga ada kejelasan, padahal kasus itu masuk pasal murni kok kami melihatnya pihak Polsek melintirnya ke arah yang tidak jelas, dan satu hal lagi, apa maksudnya pihak Polsek yang informasinya telah memberi pemberitahuan bohong," ungkapnya.

"Sekali lagi kami tegaskan, apa bila dalam waktu dekat kasus itu masih tidak jelas dan pelakunya tidak ditangkap, maka kami akan mendatangi Polsek dengan mengerahkan massa," tegasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari pihak Polsek Prenduan. (Mp/nir/al/rus)