SUMENEP, Madurapost.id - Sejumlah permuda Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan audiensi di kantor balai Desa setempat.
Kedatangan para pemuda ini menyoal tentang bantuan sosial (Bansos) pemerintah yang diduga tidak tepat sasaran, dan bahkan tidak diberikan pada orang yang berhak menerima.
Pemuda memiliki temuan jika bantuan yang tak tepat sasaran tersebut terjadi di bantuan langsung tunai (BLT) yang diduga diterima oleh salah satu perangkat Desa.
"Ada pihak aparat desa yang menerima bantuan sosial, dan seperti bantuan bantuan pangan non tunai (BPNT) itu ada yang mandek atau kosong," ungkapnya Moh. Abdan, saat dikonfirmasi media ini di balai Desa, Senin (13/7).
Ironisnya, saat menggelar audiensi, para pemudi lantas belum bisa ditemui oleh kepala Desa (Kades), melainkan staf jajaran pemerintah Desa (Pemdes).