"Kalau ada masyarakat sakit yang bisa mendiagnosa sakitnya pasti tenaga medis bukan kepala desa, kalau saya yang mendiagnosa bisa jadi salah diagnosa, karena bukan bidang saya kalau dunia medis" tegasnya.

Namun pihaknya menegaskan bahwa Bidan Desa bukan untuk mengantarkan orang sakit atau menjemput tetapi kalau butuh pendampingan harus mendampingi.

"Sudah ada sopir yang ditugaskan oleh desa untuk mengantarkan dan jemput masyarakat, bidan desa tugasnya hanya mendiagnosa dan mengobati tapi kalau ada pasien atau masyarakat yang sakitnya parah seperti harus di rujuk dan menggunakan oksigen, bidan desa wajib mendampingi agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan dalam perjalanan" tutupnya. (Mp/liq/rus)