Menurutnya, kondisi jalan menurun dan sedikit berbelok. Tanjakan motor dari arah selatan, tentu tidak terbendung. Sehingga harus mengalah dan membanting setir ke arah kiri jalan.

Mengetahui mobil pertamina jadi pemicu kecelakaan, media ini menghubungi petugas SPBU di beberapa wilayah di Kabupaten Pamekasan. Tujuannya ingin menanyakan datang dari mana mobil pertamina itu, jika tidak dalam rangka pengisian SPBU.

Sedangkan di utara Pamekasan, ada dua SPBU, yakni di Desa Sotabar dan Bindang. Usut demi usut, mobil ternyata baru datang dari SPBU Sotabar.

Mobil tangki tersebut dikendarai oleh sopir bernama Retno. Semula ia mengaku tidak tahu dengan peristiwa tersebut. Selama perjalanan ia merasa tidak ada aral dan rintangan.