Sedangkan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Moh. Iksan, membenarkan kejadian malfunction (malfungsi) tersebut.

"sedang kami lacak, sudah saya instruksikan ke TKSK agar dichek di lapangan. Setelah kita terjunkan pendamping BSP/TKSK, untuk KKS atas nama Arbiyati dan Lisa malfunction," katanya, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Ahad (21/6/2020) kemarin.

Pihaknya juga mengatakan hal yang sama, yakni, akan melakukan koordinasi dengan pihak bank mandiri untuk mencari penyebab dari malfunction tersebut.

"Bisa saja kartu yang rusak, atau salah input PIN, pihak bank kita minta untuk memperbaiki agar KKS bisa digunakan untuk transaksi kembali. Gesek KKS pakai PIN, mungkin keliru," imbuhnya. (Mp/al/rus)