"Terutama yang lokasi yang banyak pasien dalam pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG)," kata Tiffany kepada Politisi yang tergabung dalam fraksi PBB, PKS dan Hanura Jatim tersebut.

Mathur juga bertanya seputar jatah rapid test dan alat pelindung diri (APD). Termasuk, berapa lama masa berlakunya rapid test dan test swab jika dilakukan. "Rapid test tiga hari, swab tujuh hari," jawab perempuan yang juga beridinas di BPBD Jatim tersebut.

Mathur yang juga Direktur LSM Cide's Bangkalan itu mengaku harus mengetahui lebih banyak terkait anggaran, jumlah rapid test yang dibawa tim Hunter Covid-19. Sebab, sejauh ini Komisi yang juga membidangi kesehatan itu belum pernah melakukan rapat kerja dengan tim Hunter Covid-19.

"Kalau terkait Covid-19 sudah dua kali rapat kerja. Kalau sama BPBD belum. Ini nanti kami Komisi E bisa agendakan untuk rapat kerja," ujarnya. (mp/liq/rus)