Sementara itu, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Busyro Karim, menerangkan jika telah menjawab semua aspirasi mahasiswa.
"Kami tentu saja menjelaskan beberapa hal yang menjadi pertanyaan mahasiswa, dan pengamatan yang dinilai sebagai masalah. Tapi meskipun jawaban itu tidak memuaskan 100 persen, secara sudah ada gambaran tentang bagaimana kami bekerja," kata Busyro, usai audiensi.
Perihal pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edi Rasiyadi, terkait serapan anggaran covid-19 telah cair, dia menuturkan apabila masih dalam proses tahapan pencairan Kas Daerah (Kasda) ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Seperti saat pak Sekda berbicara anggaran 12 miliar sudah cair untuk covid-19, tapi pada saat yang lain pak Sekda bilang ini baru sekitar 2 miliar. Dan kami sudah jelaskan itu. Itu baru cair dari Kasda ke OPD terkait, tapi OPD belum semuanya dilaksanakan karena masih menunggu. Itu kan bagian dari klarifikasi," tuangnya. (Mp/al/kk)