Sejauh ini, penyebaran virus Corona di Sumenep semakin bertambah. Ruang-ruang isolasi dan perlengkapan medis memang harus secepatnya dimaksimalkan, serta anggaran penanganan harus secara maksimal dipakai untuk penanganan serta pencegahannya.

"Keberadaan anggaran yang begitu besar, membutuhkan kehati-hatian untuk realisasi, pengelola harus bertanggung jawab penuh terhadap hal tersebut, serta adanya pengawasan secara maksimal," kata Hendra.

Dari hasil data yang dikumpulkan mahasiswa, yakni pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edi Rasiyadi, bahwa anggaran covid-19 sudah terpakai 12 miliar secara keseluruhan dari sekian pengelolaan yang ada. Untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) sendiri dari angaran 19 Miliar beberapa waktu lalu dinyatakan realisasi 320 juta.

"Namun disayangkan, dalam pernyataan publik Dinkes menyatakan lupa peruntukannya untuk apa saja, hingga hal ini tersebar diberbagai media sosial," jelas dia.