SUMENEP, MaduraPost - Sebanyak 629 jamaah calon haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gagal berangkat ke tanah suci Mekah pada tahun 2020 ini.
Hal itu disebabkan karena dampak covid-19 masih terus mewabah di kota Madinah. Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memprioritaskan bagi para jemaah haji tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020 untuk berangkat tahun depan usai virus corona atau covid-19 selesai.
Menteri Agama, Fachrul Razi, menyatakan keputusan tersebut otomatis diberikan bagi seluruh jamaah haji reguler dan jamaah haji khusus yang sudah melunasi biaya perjalanan haji.
Akan hal itu, H. M. Rifa'i Hasyim, Kepala Seksi (Kasi) Pelaksana Haji Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep menuturkan, bahwa pembatalan para jamaah memang sebab faktor pandemi covid-19. Sehingga lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan dari jamaah sendiri.
"Disamping itu, kita nanti, sebagaimana disampaikan pak Dirjen, kesulitan yang akan dihadapi dari segi ibadah oleh jamaah itu sendiri. Seluruh dunia ini menerepkan sistem isolasi. Apalagi waktunya sudah mempet. Kalau kita memaksakan untuk pemberangkatan, habislah waktu untuk diisolasi," kata dia, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (3/6).