Ditanya soal kapasitas kapal yang dinilai terindikasi anggaran tidak sesuai subsidi, pihaknya lagi-lagi membantah jika ada perbedaan antara kapal yang berkekuatan 5000 GT dan 1200 GT.
"Dua ribu persen informasi itu tidak benar. Kok bisa tidak sesaui, jadi lintasannya itu ada jarak jauh dengan menggunakan Kapal Dharma Kartika yang 5000 GT. Yang pendek dibawah 5000 GT, pakai punya-nya PT. Sumekar Line," tegasnya.
Dia menyebut, perbedaan kapal tersebut terletak pada kepemilikan kapal itu sendiri.
"Ada dua jenis kapal, yang lintasan ke Pulau Masalembu itu diatas 5000 GT. Yang ke Pelabuhan Branta dan Pulau Kangean itu pakai milik PT. Sumekar Line," paparnya.