"Banyak masyarakat yang pendapatannya berkurang, karena aktivitas mereka terbatas hanya dirumah saja," kata dia.

Tidak hanya itu, lanjut Hariyanto, tim medis yang berjaga di perbatasan Sumenep juga mengeluh lantaran persediaan makanan dan minuman sangat terbatas di Posko PAM Covid-19.

"Harusnya Pemkab Sumenep dalam membantu masyarakat dan tim medis melalui anggaran 95 miliar itu lebih transparan, khawatir jika tidak cenderung akan menimbulkan kecurigaan publik," tandasnya. (Mp/al/rul)