Pihaknya dalam kasus tersebut ada dua catatan yang perlu untuk dievaluasi, pertama perihal oknum dokter yang tidak merujuk pasien kepada Rumah Sakit Sampang menandakan tak percaya pada Rumah Sakit Daerah tempat dia bekerja.
Kemudian yang kedua pelayanan lamban yang dilakukan Rumah Sakit dr. Mohammad Zyn karena membiarkan pasien selama beberapa jam dengan tindakan medis yang hanya dilakukan di awal saja.
"Pemerintah Daerah berusaha hadir untuk masyarakat, hal ini harus diiringi juga dengan kinerja dari para unsur dibawahnya termasuk Rumah Sakit dan para dokternya, jangan sampai ada pasien yang merasa ditelantarkan atau tidak terlayani dengan baik," tegasnya.
Karena kejadian itu, pihaknya akan mengevaluasi terkait keberadaan oknum dokter yang perlu diberikan pembinaan lebih lanjut serta proses pelayanan di RS. dr. Mohammad Zyn yang harus lebih ditingkatkan.