PAMEKASAN, MaduraPost - Penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Pakong diduga terjadi penyimpangan.
Salah satu penerima BPNT Kecamatan Pakong, inisial MR, mengaku tidak memegang kartu rekening berikut kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejak tahun lalu.
"Gak tahu saya mas, disuruh ngambil ya ngambil saja, dan itu harus ke rumah agennnya," tuturnya.
Menyikapi permasalah tersebut, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Harun Suyitno, menduga jika ada indikasi penyimpangan dalam kasus tersebut. Ia menilai kartu rekening berikut kartu ATM merupakan hak perorangan yang harus dimiliki oleh tiap penerima BPNT.
"Jika kartu rekening tidak sampai kepada yang berhak karena kesengajaan, maka jelas itu kesalahan dan melanggar aturan" tegasnya.