Dari keterangan yang disampaikan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peran Rakyat Indonesia Mengawasi Anggaran (PRIMA), proyek ini bisa dikategorikan proyek siluman.


"Bentuk proyek ini tidak jelas mas atau saya biasa sebut sebagai proyek siluman, dikarenakan proyek ini sama sekali tidak ada keterangan jelas yang biasanya berada di sepanjang proyek," ujar Slamet ketua LSM PRIMA. Kamis, (9/5/19).


Selanjutnya Slamet menerangkan lebih rinci dugaannya terkait proyek tersebut.


"saya menduga proyek ini proyek untuk memperkaya diri sendiri. Pasalnya kalau dikategorikan dalam pembuatan jalan, proyek ini sama sekali tidak nampak ada batu besar sebagai pondasi pembuatan jalan,”