"Ada 2 cabang mapel. Pertama, Mapel Matematika. Kedua mapel IPA, yang kesemuanya berintegrasi dengan agama. Sehingga dari masing-masing mapel diambil 3 nilai tertinggi yang akan mendapat bimbingan untuk di delegasikan ke kabupaten,"imbuhnya.


Masih menurut Moh Nor Kholis, dirinya berharap dalam ajang KSM ini untuk merealisasikan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berfikir logis kritis, sistematis dan kreatif.


"Diharapkan peserta didik termotivasi, mencintai dan bergairah mempelajari ilmu pengetahuan dan tekhnology, sehingga nantinya mampu memecahkan masalah yang dihadapi, dan dapat bersaing diajang yang lebih tinggi,"pungkasnya.


Sementara itu, Ustadz Sugito, salah seorang pendamping peserta KSM mengatakan, acara kompetisi seperti ini sangatlah penting untuk menambah dan mengasah pengetahuan anak-anak agar bisa menjadi lebih serius lagi dalam belajar.


"Kompetesi Sains Madrasah ini sangat penting bagi wawasan peserta didik sejak dini untuk lebih meningkatkan keseriusan dalam belajar,"ucapnya. (mp/saf/zul).