Salah seorang anggota LSM GEMPUR (Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyak) Zainal Seninggih mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan proyek abal-abal.
"dari hasil investigasi kami ke lokasi kalau pekerjaan tersebut merupakan proyek bodong sebab tidak adanya papan nama, tidak jelas siapa pelaksananya dan proses kegiaatannya saya duga akan dikerjakan asal jadi saja".katanya.