Vaksinasi Covid-19 di Sumenep Ditunda, Dinkes Sumenep : Menunggu Informasi Lebih Lanjut

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang direncanakan terlaksana serentak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Jumat, 15 Januari 2021 besok ditunda.

Rencananya, vaksinasi tersebut akan diawali dengan launching pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUD dr. H. Moh Anwar, bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Perubahan tersebut tertuang pada surat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan nomor SR.02.06/II/80/2021. Dalam surat itu, Kabupaten Sumenep dijadwalkan mendapatkan vaksin pada tahap I termin dua, tahap ini akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang.

“Untuk tanggal pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pemprov Jawa Timur,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Agus Mulyono, pada sejumlah media, Rabu (13/1).

BACA JUGA :  Rumah Sakit di Sumenep Sudah Tidak Ada Pasien Covid-19

Pihaknya menjelaskan, surat instruksi pelaksanaan vaksinasi untuk Kabupaten Sumenep dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Dinkes Pemprov Jatim diterimanya pada hari Senin (11/1/2021) sore kemarin.

Secara teknis vaksinasi Covid-19, Agus mengaku masih belum jelas. Misalkan saja dosis vaksin yang akan diterima oleh Pemkab Sumenep. Menurutnya, berdasarkan data perencanaan vaksinasi, tahap awal akan dilaksanakan pada 3.767 tenaga kesehatan (Nakes).

“Saat ini masih menunggu verified data oleh Kemenkes RI,” jelas dia.

Disamping itu, pihaknya mengaku akan pro aktif untuk memberikan informasi terbaru seputar perkembangan jadwal vaksinasi dari pemerintah Jawa Timur.

“Hal ini kita lakukan untuk mengetahui kepastian kapan tanggal pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk Sumenep terlaksana. Jika Sumenep sudah fiks akan mendapatkan vaksin bulan Februari, maka untuk pelaksanaan vaksinasinya kemungkinan juga Februari,” kata dia memastikan.

BACA JUGA :  Resmob Polres Sumenep bersama Kepolisan Sektor Batu Putih Bekuk Empat Residevis Komplotan Pencuri Hewan

Dikatakan Agus, tempat vaksin sendiri akan di tempatkan di kantor Dinkes Sumenep usai dijemput ke Pemprov Jatim.

“Sudah kita siapkan segala sesuatunya untuk penyimpanan vaksin di Sumenep. Jadi, pengelola dan penjaganya sudah ada semuanya, kita tinggal melakukan penjemputan kalau vaksinnya sudah tersedia di Jawa Timur,” timpalnya.

Sekedar informasi, tahapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Sumenep akan dilaksanakan pada beberapa sasaran, diantaranya :

Tahap pertama, sasarannya adalah tenaga kesehatan, asisten kesehatan, tenaga penunjang kesehatan dengan jumlah total sebanyak 3.425 orang. Rinciannya, pegawai Puskesmas sebanyak 2.726 orang, pegawai Dinkes 128 orang, pegawai RSUD dr. H. Moh. Anwar sebanyak 387 orang, pegawai RSI Kalianget sebanyak 113 orang, dan pegawai RS Esto Ebu sebanyak 61 orang.

BACA JUGA :  Setelah Kepala DLH Diperiksa Kejari Pamekasan, Ada Pekerjaan Tengah Malam di Ex Rumah Sakit

Tahap kedua, sasarannya adalah petugas pelayanan publik seperti TNI, Polri, aparat hukum dan petugas pelayanan publik meliputi petugas bandara, pelabuhan, terminal, perbankan, PLN, Telkom, dan PDAM, dengan jumlah total sasaran vaksinasi sebanyak 1.146 orang. Rinciannya, petugas kepolisian dan PNS kepolisian sebanyak 769 orang, serta TNI dan PNS TNI sebanyak 377 orang.

Sementara tahap ketiga, sasarannya adalah masyarakat yang rentan terkena Covid-19. (Mp/al/kk)

  • Bagikan